Qur'anic Moral Education for Addressing Students' Moral Degradation in the Digital Era
A Thematic Exegesis of Q. Luqman 31:12–19
DOI:
https://doi.org/10.59001/pjrs.v5i2.882Keywords:
Character education, Digital era, Moral education, Qur'anic exegesis, Thematic exegesisAbstract
Students' moral degradation in the digital era has become an increasingly urgent educational issue, characterized by declining civility, weakened respect for parents and teachers, cyberbullying, excessive dependence on digital media, and diminished self-control. Although previous studies have discussed Islamic education, character formation, and Qur'anic moral values, limited attention has been given to explaining how Qur'anic moral education functions as an integrated pedagogical framework for addressing these challenges. This study aims to analyze the concept of moral education in the Qur'an through a thematic exegetical (tafsīr mawḍūʿī) approach, identify the forms of students' moral degradation in the digital era, and formulate a Qur'anic moral education framework for contemporary character education. This library research employs thematic Qur'anic exegesis focusing on Q. 31:12–19, supported by classical and contemporary Qur'anic commentaries and relevant scholarly literature. The findings culminate in an integrated Qur'anic moral education framework comprising tawḥīd, adab, spiritual formation, social and communication ethics, and educational methods based on exemplary conduct, moral exhortation, habituation, and supervision. These elements constitute an integrated pedagogical framework that strengthens students' internal moral regulation through God-consciousness (murāqabah), self-regulation, and ethical digital communication. This study contributes to thematic Qur'anic exegesis and Islamic education by providing a conceptual framework for character formation that is both theoretically grounded and relevant to the moral challenges of the digital era.
Degradasi moral peserta didik di era digital menjadi salah satu persoalan pendidikan yang semakin mendesak, ditandai dengan menurunnya kesantunan, berkurangnya penghormatan kepada orang tua dan guru, maraknya perundungan siber, ketergantungan berlebihan pada media digital, serta melemahnya pengendalian diri. Meskipun berbagai penelitian telah membahas pendidikan Islam, pembentukan karakter, dan nilai-nilai moral Al-Qur'an, masih terbatas kajian yang menjelaskan bagaimana pendidikan moral Qur'ani berfungsi sebagai kerangka pedagogis terpadu untuk menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan moral dalam Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir maudhu'i, mengidentifikasi bentuk-bentuk degradasi moral peserta didik di era digital, serta merumuskan kerangka pendidikan moral Qur'ani bagi pendidikan karakter kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan metode tafsir maudhu'i dengan fokus pada QS. Luqman [31]:12–19, didukung oleh kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral Qur'ani membentuk suatu kerangka pedagogis terpadu yang mencakup tauhid, adab kepada orang tua dan guru, pembinaan spiritual, etika sosial dan komunikasi, serta metode pendidikan melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, dan pengawasan. Kerangka tersebut memperkuat regulasi moral internal peserta didik melalui muraqabah, pengendalian diri, dan komunikasi digital yang beretika. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian tafsir tematik dan pendidikan Islam dengan menawarkan kerangka konseptual pendidikan moral Qur'ani yang relevan bagi pembentukan karakter peserta didik di era digital.
References
Prihatmojo, A. B. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar mencegah degradasi moral di era 4.0. Dwija Cendekia, 4(1), 142–152.
Nuha, A. K., Djamaluddin, B., & M. M. (2025). Pembelajaran pendidikan agama Islam dan self-control pada siswa generasi alpha. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(3), 2162–2173.
Naqib, A. D. (2025). Pendidikan tauhid, akhlak dan ibadah dalam keluarga: Kajian Surah Luqman 12–19 menurut Tafsir Ibnu Katsir. Iqro: Journal of Islamic Education, 8(2), 839–853.
Alimuddin, M. F., & Rhain, A. (2023). The interpretation of Birrul Walidayn in QS Al-Isra [17]: 24 (A comparative study of Tafsir Al-Azhar and Marah Labid). Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity), 2798–2805.
Revalina, A., Moeis, I., & J. I. (2023). Degradasi moral siswa dalam penerapan nilai-nilai Pancasila ditinjau dari makna dan hakikat pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 53–62.
Diah, H. T. (2017). Pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an Surah Luqman Ayat 12-19 Studi Tafsir Al-Mishbah (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Negeri Raden Intan, Bandar Lampung.
Elyati, E. (2026). Model pendidikan keislaman berbasis Al - Qur’an sebagai respon terhadap tantangan moral generasi muda. Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Islam, 10(1), 1–12.
Fadhila, P. D. (2024). Pendidikan Islam dalam mengatasi degradasi moral remaja di era digital. Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2), 183–193.
Fauzi, H. (2023). Adab murid kepada guru pada proses pembelajaran menurut Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah. At-Taklim: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam, 5(1), 1–15.
Sipahutar, F. A., Nadia, N., Izzati, N., Baihaqi, M. R., & F. N. A. (2025). Membangun fondasi akidah melalui pendidikan tauhid dalam QS. Luqman Ayat 13: Kajian tafsir tematik. Jurnal Syaikh Mudo Madlawan (JSMM): Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(2), 242–251.
Qotrunnadya, F. S., Muhtar, A. K., & R. D. A. (2025). Peran pendidikan Islam dalam mengatasi krisis moral generasi Z di era Artificial Intelligence (AI). ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(2), 399–415.
Hasan, A., & Rhain, A. (2026). Thematic tafsir approach to the six principles of Qaulan in addressing digital hate speech. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 9(2), 2160–2173.
Kholidi, I., & S. F. (2025). Peran pendidikan Islam: Menapak krisis identitas dan degradasi moral di Indonesia. An-Nasyi’in: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 1–14.
Jabar, A., & Subagyo, A. (2025). Integrasi nilai Qur’ani dalam penguatan karakter pelajar di era digital 5.0. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 8(2), 516–528.
Katsir, I. (1431). Tafsir Al-Qur’an Al-’Azhim (H. bin B. bin Yasin, Ed.; Cet. 1). Riyadh: Dar Ibn Al-Jauzi.
Maftuhah, S. (2023). Konsep self control dalam perspektif Al-Qur’an. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 7(2), 437–443.
Safrudin, M., & N. (2025). Konsep Al-Qur’an tentang Birrul Walidain: Kewajiban dan penghormatan kepada orang tua. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(1), 154–169.
Nadia, S. (2025). Analysis degradasi moral sopan santun siswa di sekolah dasar. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(5), 9427–9432.
Handayani, N. A. T., & C. K. J. (2024). Bentuk-bentuk etika komunikasi dakwah dalam perspektif Al-Qur’an Nur. Journal of Da’wah, 3(2), 114–136.
Nurulhayati, E. L. (2025). Integrasi konsep nafs Al-Ghazali dalam menghadapi degradasi moral peserta didik di era digital. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(1), 73–88.
Pratiwi, Y. (2024). Dampak teknologi dan fenomena degradasi moral menurut perspektif pendidikan Islam. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 5(2), 324–332. https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i2.8656
Purba, H. M., Zainuri, H. S., Daffa, M. F., & Azhari, Y. (2024). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(3), 100–110.
Qomariyah, N. I. (2022). Nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam Surah Luqman Ayat 12-19 dan relevansinya terhadap tujuan pendidikan Islam (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang.
Rimba, K. A., Chan, F., Pratama, A. Y., M. T., Yanti, E., & Fitriani. (2019). Analisis degradasi moral sopan santun siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPS, 9(2), 104–112.
Rohman, A., & Rahman, A. (2023). Ragam komunikasi dakwah bi al-lisan dalam perspektif. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(2), 151–166.
Safitri, D., Qodriyah, K., & Jadid, A. (2024). Digital transformation on student behavior. Jurnal Studi Pendidikan, 2(2), 1100–1108.
Sahroni, S., & Anwar, F. (2024). Pendidikan spiritual dalam membentuk akhlak anak perspektif Al-Qur’an. At-Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 142–152.
Sandra, M., & Dewi, R. (2019). Islam dan etika bermedia (Kajian etika komunikasi netizen di media sosial Instagram dalam perspektif Islam). Prosiding Research Fair Unisri, 3(1), 45–52.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Quran (Cet. 1). Jakarta: Lentera Hati.
Simanjuntak, R. N., & Ritonga, A. A. (2025). Pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an moral education in the Qur’an. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1537–1545.
Sit, M. (2021). Nilai-nilai pendidikan dan sosial bagi anak dalam QS. Luqman: 12-19. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 12–19.
Triyanto, T. (2020). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 175–184.

