Rekonstruksi Konsep Mutu Murid dalam Perspektif Pendidikan Islam

Authors

  • Nurwahida Nurwahida Sekolah Tinggi Agama Islam Imam Bukhori, Bulukumba, Indonesia
  • Nursalam Siradjuddin Institut Agama Islam STIBA Makassar, Makassar, Indonesia
  • Andi Aisa Universitas Islam An-Nur Lampung, Lampung Selatan, Indonesia
  • Nurul Hidayati Murtafiah Universitas Islam An-Nur Lampung, Lampung Selatan, Indonesia
  • Samsuddin Samsuddin Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayah Bogor, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59001/pjier.v4i2.1303

Keywords:

karakter Islami, mutu murid, pendidikan Islam, pendidikan karakter

Abstract

The paradigm of student quality in educational practice still tends to focus on academic achievement, cognitive competence, and technical skills, thereby not yet fully accommodating spiritual, moral, and character dimensions as the essential goals of education. This article aims to reconstruct the concept of student quality from an Islamic educational perspective by formulating a conceptual model that integrates faith (iman), knowledge ('ilm), Islamic character (akhlaq), and good deeds ('amal) as indicators of student quality. This study employs a qualitative approach through library research. Data were gathered from the Qur'an, Hadith, classical Islamic educational literature, as well as relevant scientific articles and books published within the last ten years. Data analysis was conducted using content analysis and conceptual synthesis to construct an integrative theoretical framework. The results indicate that student quality in Islamic education is a multidimensional construct built upon four primary dimensions: faith as the spiritual foundation, knowledge as intellectual competence, Islamic character as the manifestation of internalized values, and good deeds as behavioral actualization. Based on this reconstruction, the article proposes a conceptual implementation model through teacher role modeling, religious habits, the integration of character values in learning, an Islamic school culture, school–family–community collaboration, and character evaluation as a quality assurance system. This model enriches the theoretical landscape of Islamic education while providing a conceptual framework for developing a more holistic, integrative student quality assurance system that is relevant to contemporary educational challenges.

Paradigma mutu murid dalam praktik pendidikan masih cenderung berorientasi pada capaian akademik, kompetensi kognitif, dan keterampilan teknis, sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi dimensi spiritual, moral, dan karakter sebagai tujuan hakiki pendidikan. Artikel ini bertujuan merekonstruksi konsep mutu murid dalam perspektif pendidikan Islam dengan merumuskan model konseptual yang mengintegrasikan iman, ilmu, karakter Islami, dan amal sebagai indikator mutu peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari Al-Qur'an, Hadis, literatur klasik pendidikan Islam, serta artikel ilmiah dan buku relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dan sintesis konseptual untuk membangun kerangka teori yang integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu murid dalam perspektif pendidikan Islam merupakan konstruksi multidimensional yang dibangun atas empat dimensi utama, yaitu iman sebagai fondasi spiritual, ilmu sebagai kompetensi intelektual, karakter Islami sebagai manifestasi internalisasi nilai, dan amal sebagai aktualisasi perilaku. Berdasarkan rekonstruksi tersebut, artikel ini menawarkan model konseptual implementasi mutu murid melalui keteladanan guru, pembiasaan keagamaan, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, budaya sekolah Islami, kolaborasi sekolah–keluarga–masyarakat, serta evaluasi karakter sebagai sistem penjaminan mutu. Model ini memperkaya khazanah teori pendidikan Islam sekaligus memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan sistem penjaminan mutu murid yang lebih holistik, integratif, dan relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer.

References

Abdullah, S., Tamyis, & Kulsum, U. (2023). Pendidikan karakter dalam perspektif sunnah sebagai upaya peningkatan mutu bina pribadi Islami pada peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negri 1 Panukal Sumatra Selatan tahun pelajaran 2021/2022. Unisan Jurnal, 2(4), 836–840. Retrieved from https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/1304

Abdullah, T., Tamyis, & Kulsum. (2023). Implementasi pendidikan karakter berbasis sunnah dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–58.

Abdurrahman, Bulloh, M. N., Samsuddin, & Nurwahida. (2026). Islamic educational psychology in the digital era: Opportunities and challenges. Journal of Education Management and Islamic Studies, 1(2), 53–61. Retrieved from https://jurnal.alwafi.ac.id/index.php/stit/article/view/55

Abdurrahman, A., Nurwahida, N., & Samsuddin, S. (2024). Konsep pendidikan adab dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Imam al-Zarnuji: Kajian literatur. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 182–201.

Al-Attas, S. M. N. (2020). The concept of education in Islam. ISTAC.

Al-Ghazali, A. H. (2011). Ihya' 'ulumuddin (Terjemahan). Republika Penerbit.

Alfaruqi, A. Z., & Nurwahidah, N. (2025). Reflection on Indonesia's PISA scores and the 2024 madrasah teacher competency assessment results: Challenges in enhancing teacher competence. Jurnal Pendidikan IPS, 15(1), 11–19.

Alkhamdi, A., Oktavia, R., & Maulana, I. (2026). Program Bina Pribadi Islam dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 4(1), 22–35.

Amri, A., Mujahidin, E., & Hafidhuddin, D. (2020). Metode keteladanan pendidikan Islam perspektif Al-Qur'an dan Al-Hadits. ACIET: Annual Conference on Islamic Education and Thought, 1, 15–28.

Ane, T., & Yasmin, S. (2019). Agriculture in the Fourth Industrial Revolution. Annals of Bangladesh Agriculture, 23(2), 121–134. https://doi.org/10.3329/aba.v23i2.50060

Arif, S. (2023). Islam dan Pancasila: Perspektif maqashid syariah. Cakrawala.

Azhari, M., Susanto, H., & Rahmad, A. (2020). Keteladanan Rasulullah sebagai dasar pendidikan karakter. Jurnal Tarbiyah, 27(2), 110–125.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership, 22, 46–60.

Biesta, G. (2020). Risking ourselves in education: Qualification, socialization, and subjectification revisited. Educational Theory, 70(1), 89–104. https://doi.org/10.1111/edth.12411

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Bronfenbrenner, U. (2005). Making human beings human: Bioecological perspectives on human development. Sage Publications.

Chung, S., & Kim, J. (2023). Systematic literature review of legal design: Concepts, processes, and methods. The Design Journal, 26(3), 399–416. https://doi.org/10.1080/14606925.2022.2144549

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Daradjat, Z. (2014). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Fathoni, M. Y. (2020). Kedudukan hukum peralihan hak atas tanah secara adat dalam persfektif hukum positif Indonesia. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.29303/ius.v8i1.882

Ghufron, A., Oktavia, A., & Maulana, O. (2026). Implementasi Program Bina Pribadi Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik kelas V Khalid Bin Walid SDIT Ar Rauf Bandar Lampung tahun ajaran 2024/2025. Nurhidayah: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 1–10. Retrieved from https://journal.an-nur.ac.id/index.php/jip/article/view/5286

Haerudin, D. A. (2025). Religious education in forming students' character. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 149–160. https://doi.org/10.30868/ei.v14i01.8132

Hajras, R. (2024). Peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 5(1), 33–42.

Hanufi, S. L. (2011, Januari 7). Pendidikan sebagai asas kebangkitan peradaban. Eramuslim. Retrieved Juni 21, 2026, from https://www.eramuslim.com/syamsuddin-la-hanufi-mahasiswa-medinah-international-university-pendidikan-sebagai-asas-kebangkitan-peradaban

Ibnu Miskawaih. (2018). Menuju kesempurnaan akhlak (Tahdzib al-Akhlaq). Mizan.

Idharudin, A. J. (2025). The concept of akhlaq according to Sheikh Muhammad Al-Uthaymeen: Implementation in da'wah and education in the disruption era. International Journal of Multidisciplinary Research, 1(2), 24–37.

Idharudin, A. J., & Nurhasanah, M. (2025). Metode pendidikan integratif dalam membentuk akhlak siswa sekolah dasar. As-Sulthan Journal of Education, 2(2), 237–252.

Iskandar, I., Samsuddin, S., Idharudin, A. J., & Siradjuddin, N. (2026). Kepemimpinan pendidikan dalam perspektif Ibnu Jamā’ah Al-Syāfi’ī. Al-Qiblah: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 5(4), 472–497. https://doi.org/10.36701/qiblah.v5i4.3516

Iskandar, I., Samsuddin, S., Idharudin, A. J., & Azizah, B. N. (2025). Transformasi karakter religius santri melalui halaqah tarbiyah: Analisis peran murabbi dan internalisasi nilai 5M Wahdah Islamiyah di pesantren tahfidz. Al-Qiblah: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 4(6), 697–712. https://doi.org/10.36701/al-qiblah.v4i6.2699

Kemendikbudristek RI. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).

Khaidir, E., & Suud, F. M. (2020). Islamic education in forming students’ characters at As-Shofa Islamic High School, Pekanbaru Riau. International Journal of Islamic Educational Psychology, 1(1), 50–63. https://doi.org/10.18196/ijiep.1105

Kholis, M. A., & Khalid, R. (2015). Menjadi Muslim rahmatan lil’alamin: Ikhtiar memahami Islam dalam konteks keindonesiaan. Naila Pustaka.

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.

Kunandar. (2013). Penilaian autentik (penilaian hasil belajar peserta didik). Rajawali Pers.

Lickona, T. (2012). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Mahamid, M. N. (2024). Kisah-kisah Islami sebagai media pendidikan karakter: Kasus Khulafaur Rasyidin dan implementasi modern. Dalam I. W. Ningsih (Ed.), Pendidikan karakter dalam perspektif Islam (hal. 104–120). CV. Al-Haramain Lombok.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. PT Remaja Rosdakarya.

Maulida, A., Samsuddin, S., Machtifaliandri, I., & Hasanah, S. H. N. (2026). Implementasi strategi bimbingan psikososial berlandaskan studi lapangan pada faktor-faktor penentu kenakalan remaja di SMA Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Jawa Barat. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 949–956.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.

Muyassaroh, S. N., Khikmah, A. N., Isnaini, S., & Nabila, P. A. (2020). Relevance of Islamic education in the formation of student characters. Journal of Islam and Science, 7(1), 9–12.

Nata, A. (2022). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.

Ningsih, I. W., Andini, A., Rahmawati, S., Ali, A., Hajras, M., Mahahamid, N. L., ... Muhlisin, M. (2024). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. CV. Al-Haramain Lombok.

Ningsih, R., Utami, P., & Hartati, S. (2024). Integrasi nilai karakter dalam pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–158.

Ningsih, S. A., Basyari, A. M., Rohaeni, A., & Nugraha, R. (2025). Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan dalam membentuk sikap religius anak usia dini. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3), 3803–3818.

Nurwahida, N., Abdurrahman, A., Samsuddin, S., & Azizah, B. N. (2025). Peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter dan moralitas siswa: Sintesis literatur tentang strategi dan metode. Jurnal Koulutus, 8(2), 277–293. https://doi.org/10.51158/wnd48a17

Pamuji, S., & Mulyadi, Y. (2024). Formation of students’ character through Islamic education. International Journal of Islamic Thought and Humanities, 3(1), 26–35. https://doi.org/10.54298/ijith.v3i1.183

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.

Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat Bali. (2019). Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali.

Permadi, I., & Herlindah. (2023). Electronic title certificate as legal evidence: The land registration system and the quest for legal certainty in Indonesia. Digital Evidence and Electronic Signature Law Review, 20, 47–61. https://doi.org/10.14296/deeslr.v20i.5636

Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2022). Analisis capaian siswa Indonesia pada PISA dan urgensi kurikulum berorientasi literasi dan numerasi. Edupedika: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 1–12.

Rahayu, Y. S., Bulan, D. R., Radiansyah, R. R., & Azis, F. (2025). Sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan (PPKSP). Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 272–288.

Rahma, M., Susanti, R., & Melilinda, M. (2023). Meningkatkan mutu peserta didik melalui pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Jurnal Adijaya Multidisplin, 1(1), 64–75. Retrieved from https://e-journal.naureendigition.com/index.php/jam/article/view/102

Ramayulis. (2015). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Sallis, E. (2012). Total quality management in education (3rd ed.). Routledge.

Samsuddin. (2024a). Pendidikan karakter di pondok pesantren. CV. Al-Haramain Lombok.

Samsuddin. (2024b). Sistem kaderisasi dai. Zahir Publishing.

Samsuddin. (2026). Akhlak digital cermin iman dan takwa (A. Asroni, Ed.; 1st ed.). Ukhuwah Islamiyah Publisher.

Samsuddin, S., & Bakry, K. (2023). Metode pendidikan akhlak perspektif hadis: Telaah kitab Adab Ṣaḥīḥ Al-Bukhārī. Jawami'ul Kalim: Jurnal Kajian Hadis, 1(1), 38–57. https://doi.org/10.36701/jawamiulkalim.v1i1.912

Samsuddin, S., Halim, A., Ali, M., Mahmudi, M., Imronudin, I., Hakim, L. N., ... Wibowo, H. (2025). Wajah pendidikan Islam di Indonesia. CV. Al-Haramain Lombok.

Samsuddin, S., Iskandar, I., Agusman, A., & Shamsul, M. N. (2024). The concept of knowledge transmission in Ibn Taimiyah’s thought: A study of revelation, reason, and the senses as knowledge channels in Islam. Islamic Studies in the World, 1(2), 68–82. https://doi.org/10.70177/isw.v1i2.1268

Samsuddin, S., Shamsul, M. N., Idharudin, A. J., & Patahuddin, A. (2024). Pemikiran pendidikan Hasan Langgulung tentang tujuan pendidikan dan relevansinya dengan tujuan pendidikan nasional. Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal, 4(1), 46–57.

Samsuddin, S., Sunoto, S., Jumadi, J., Jumain, L., Mahfud, M., Nugroho, K., ... Iqbal, M. (2025). Guru dalam perspektif pendidikan Islam. CV. Al-Haramain Lombok.

Sari, C. P., Zainiyati, H. S., & Hana, R. A. (2020). Building students’ character through prophetic education at madrasa. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 27–36. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i1.6380

Shamsul, M. N., Patahuddin, A., & Idharudin, A. J. (2024). Pemikiran pendidikan Hasan Langgulung tentang tujuan pendidikan dan relevansinya dengan tujuan pendidikan nasional. Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal, 4(1), 46–57.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur'an. Lentera Hati.

Sirajuddin, N. (2010, Mei 20). Mereorientasi pendidikan karakter Indonesia. Harian Fajar, hal. 4.

Siradjuddin, N., Idharudin, A. J., & Masuwd, M. (2026). Manajemen peserta didik perspektif Ibnu Jama’ah Al-Kinani Al-Syafi’i. Tanzhimuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 138–165.

Siradjuddin, N., Murtafiah, N. H., & Aisa, A. (2026). Karakter Islami sebagai indikator mutu murid: Kerangka konseptual penjaminan mutu pendidikan Islam. Tanzhimuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 120–137.

Sodiki, A., & Maladi, Y. (2009). Politik hukum agraria. Mahkota Kata.

Sodikin, U., Mujahidin, E., & Samsuddin, S. (2024). Penerapan metode uswah (keteladanan) dalam pendidikan anak yatim di Pondok Pesantren Uwais Al-Qorni Bogor. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 1–17. Retrieved from https://litera-academica.com/ojs/tarbiyah/article/view/91

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Suhada, Maulida, A., & Samsuddin. (2024). Penerapan metode keteladanan guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Walidain Ciampea Bogor. JIECO: Journal of Islamic Education Counseling, 4(1), 12–25.

Suyono, A., Pratama, B., & Setiawan, D. (2024). Budaya sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 89–102.

Syamsuddin. (2023, November 20). Kolaborasi guru dan orangtua, kunci sukses pendidikan anak di sekolah. Kompasiana. Retrieved from https://www.kompasiana.com/syamsuddin71650/655af262edff76408b5bc2d2/kolaborasi-guru-dan-orangtua-kunci-sukses-pendidikan-anak-di-sekolah

Ulwan, A. N. (2013). Tarbiyatul aulad fil Islam (Pendidikan anak dalam Islam). Insan Kamil.

Utami, L. D., Nursiah, & Sabililhaq, I. (2023). Konsep uswatun hasanah dalam pendidikan Islam pada era society 5.0 perspektif Al-Quran dan Hadis. Al-Murabbi, 8(2), 84–100.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

31-08-2026

Issue

Section

Articles