Muslimah Bercadar Melawan Stigma

Perspektif Toleransi Beragama Cadar Garis Lucu di Instagram

Authors

  • Natasyah Sri Damayanti Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Fikri Haekal Amdar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59001/pjrs.v3i1.115

Keywords:

Cadar Garis Lucu, Instagram, Stigma Islam radikal, Toleransi

Abstract

Religious tolerance stands as a crucial aspect in today's multicultural society. In the digital era and the realm of social media, platforms such as Instagram serve as significant spaces for voicing messages of tolerance and interfaith dialogue. This research explores the perspectives of Cadar Garis lucu users on Instagram concerning the issue of religious tolerance. By examining creative, humorous, and educational content presented by users who wear scarves, this study scrutinizes how they contribute to the promotion of religious tolerance. The research was conducted by a descriptive-qualitative method with content analysis by analyzing Instagram posts from Cadar Garis lucu users related to religious tolerance. The findings reveal that users of Cadar Garis lucu on Instagram deliver messages of tolerance through a creative and humorous approach, effectively capturing the attention of social media users from diverse religious backgrounds. They utilize this social media platform as a tool to challenge stereotypes related to scarves and raise awareness about the importance of religious tolerance in society. Tolerance is perceived not only as accepting and appreciating differences in beliefs but also as a sympathetic attitude and active collaboration with other religions through social activities.

Toleransi beragama adalah aspek penting dalam masyarakat multikultural saat ini. Dalam era digital dan media sosial, platform-platform seperti Instagram menjadi ruang yang signifikan untuk menyuarakan pesan toleransi dan dialog antar agama. Penelitian ini mengeksplorasi perspektif cadar garis lucu di Instagram terkait isu toleransi beragama. Dengan mengamati konten-konten kreatif, humoris, dan edukatif yang disajikan oleh para pengguna Instagram dengan cadar, penelitian ini memeriksa bagaimana mereka berkontribusi pada promosi toleransi beragama. Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan content analysis (analisa konten) dari postingan-postingan Instagram Cadar Garis Lucu terkait toleransi beragama. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pengguna cadar garis lucu di Instagram menghadirkan pesan toleransi dengan pendekatan yang kreatif dan humoris, yang mampu menarik perhatian pengguna media sosial dari beragam latar belakang agama. Mereka menggunakan media sosial ini sebagai alat untuk mengatasi stereotip terkait cadar dan menguggah kesadaran akan pentingnya toleransi beragama dalam masyarakat. Toleransi  dipandang tidak hanya sebagai menerima dan menghargai perbedaan dalam hal keyakinan, tapi juga sikap simpati dan aktif  berkolaborasi dengan agama lain dengan kegiatan-kegiatan sosial.

References

Alfian, A., & Halim, W. (2022). Countering Social Stigma as the Basis of Interfaith Movement: A Case Study of Cadar Garis Lucu. Dialog, 45(2), 144. https://doi.org/10.47655/dialog.v45i2.655

Bakar, A. (2016). Konsep Toleransi dan Kebebasan Beragama. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 7(2), 123–131. https://doi.org/10.24014/trs.v7i2.1426

BBC News. (2020, Januari 20). Menteri agama soal larangan cadar dan celana cingkrang bagi ASN: “No, Anda punya pakaian sendiri.” Diambil 11 Januari 2024, dari BBC News Indonesia website: https://www.bbc.com/indonesia/media-51174208

Dinata, M. R. (2012). Konsep Toleransi Beragama Dalam Tafsir Al-Qur’an Tematik Karya Tim Departemen Agama Republik Indonesia. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 13(1), 86–87. https://doi.org/10.14421/esensia.v13i1.723

Ismail, Y., Barnansyah, R. M., & Mardhiah, I. (2023). Toleransi Antar Umat Beragama Perspektif Al—Qur’an. Jurnal Studi Al-Qur’an, 19(1), 148. https://doi.org/10.21009/jsq.019.1.07

Jamarudin, A. (2017). Membangun Tasamuh Keberagamaan dalam Perspektif Al-Qur’an. TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 8(2), 170–187. https://doi.org/10.24014/trs.v8i2.2477

Jamilah, A. (2022). Cadar Garis Lucu: Gerakan Muslimah Anti Kekerasan. MIMIKRI, 8(1), 230–242.

Jayus, M. (2017). Toleransi dalam Perspektif Al Qur’an. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits, 9(1). https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v9i1.1728

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Washington, D.C.: SAGE Publications.

Mubakkirah, F. (2020). Menyorot Fenomena Cadar di Indonesia. Musawa: Journal for Gender Studies, 12(1), 30–48. https://doi.org/10.24239/msw.v12i1.585

Muhclis Abduh. (2023). Warga Parepare Sulsel Demo Tolak Pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel. detikNews.

Murni, D. (2018). Toleransi dan Kebebasan Beragama dalam Perspektif Al-Quran. SYAHADAH : Jurnal Ilmu al-Qur’an Dan Keislaman, 6(2), 72–90.

Setiawan, E. (2022). Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dalam Kajian Pierre Bourdieu. Al-Hikmah, 20(1), 55–64. https://doi.org/10.35719/alhikmah.v19i2.72

Shihab, Q. M. (2011). Tafsīr al-Miṣbāḥ, Pesan Kesan, dan Keserasian Al-qur’an, Volume 8. 14, 168.

Sholikin, A. (2018). Potret Sikap Radikalisme Menuju pada Perilaku Terorisme Di Kabupaten Lamongan. Journal of Governance, 3(2). https://doi.org/10.31506/jog.v3i2.3255

Ummah, A. H. (2020). Dakwah Digital dan Generasi Milenial (Menelisik Strategi Dakwah Komunitas Arus Informasi Santri Nusantara). TASÂMUH, 18(1), 54–78. https://doi.org/10.20414/tasamuh.v18i1.2151

Ummah, A. H. (2021). Religiusitas Perempuan Milenial Bercadar di Tengah Fenomena Radikalisme-Terorisme. Harmoni, 20(1), 1–15. https://doi.org/10.32488/harmoni.v20i1.489

Widiningtyas, T. (2016). Perempuan Meretas Jalan Damai: Kumpulan Pengalaman dari Program Perempuan, Perdamaian dan Keamanan UN Women Indonesia (I. Almuna & R. Anggiana, Ed.). Jakarta: UN Women Indonesia.

Yasir, M. (2014). Makna Toleransi Dalam Al-Qur ’ an. XXII(2), 170.

Downloads

Published

2024-01-24

Issue

Section

Articles