Analaisis Pengelolaan Dana Desa dalam Pembangunan Infrastruktur
Studi di Desa Jombok
DOI:
https://doi.org/10.59001/pjeb.v5i1.736Keywords:
dana desa, infrastruktur, koordinasi kelembagaan, Padat Karya Tunai (PKT), partisipasi masyarakatAbstract
Village Fund management serves as a strategic instrument for accelerating rural infrastructure development. This study aims to analyze the effectiveness of Village Fund management in Jombok Village, focusing on the planning process, the implementation of the Cash for Work (Padat Karya Tunai/PKT) scheme, and the dynamics of community participation within a Good Governance framework. Employing a case study method, data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that Village Fund governance in Jombok Village is bolstered by robust inter-institutional coordination, ensuring a structured development cycle. The implementation of the PKT program effectively optimizes local labor absorption and provides immediate economic benefits through daily wage distribution. Furthermore, community participation is comprehensively manifested, ranging from formal planning in the Village Development Planning Meeting (Musrenbangdes) to informal grassroots monitoring. Theoretically, this study confirms that integrating Good Governance principles with the PKT scheme fosters a participatory and inclusive model of village financial management. Practically, these findings offer recommendations for village governments to enhance transparency and institutional synergy to ensure sustainable rural infrastructure development.
Pengelolaan Dana Desa merupakan instrumen strategis dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan Dana Desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Jombok, dengan fokus pada proses perencanaan, implementasi skema Padat Karya Tunai (PKT), serta peran partisipasi masyarakat dalam kerangka Good Governance. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tata kelola Dana Desa di Desa Jombok didukung oleh koordinasi antarkelembagaan desa yang solid, sehingga siklus pembangunan berjalan lebih terstruktur. Implementasi program PKT terbukti mampu mengoptimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dan memberikan dampak ekonomi langsung melalui distribusi upah harian. Partisipasi masyarakat termanifestasi secara komprehensif, mulai dari tahap perencanaan melalui Musrenbangdes hingga pengawasan informal di lapangan. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi prinsip Good Governance dengan skema PKT menciptakan model pengelolaan keuangan desa yang partisipatif dan inklusif. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah desa untuk memperkuat transparansi dan sinergi kelembagaan guna menjamin keberlanjutan infrastruktur desa.
References
Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Ithaca, NY: Cornell University Press.
Bahl, R., & Linn, J. F. (2006). Sequencing fiscal decentralization. Washington, DC: World Bank.
Berenschot, W., & Van Klinken, G. (2018). Informality and citizenship: The everyday state in Indonesia. Citizenship Studies, 22(2), 95–111.
Cahyani, F. P., Tohari, A., & Faisol. (2024). Analisis pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur di Desa Karangan Kecamatan Bareng Jombang. Simposium Manajemen dan Bisnis III, 3, 814–826.
Fikriyah, K., Darmawan, A., & Hariyoko, Y. (2023). Analisis pengelolaan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur di Desa Sidomulyo Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan (Tahun Anggaran 2020-2022). PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 3(4), 145–152.
Hurriyaturrohman, Indupurnahayu, & Septianingsih, P. (2021). Analisis pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan desa (Studi kasus pada Desa Cibitung Wetan). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 16(1). Diambil dari http://ejournal.uikabogor.ac.id/index.php/neraca/index
Indonesia Corruption Watch. (2020). Laporan pemantauan dana desa. Jakarta: ICW.
Kementerian Desa PDTT. (2018). Padat karya tunai desa: Konsep dan implementasi. Jakarta: Kemendesa PDTT.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2017). Buku saku dana desa. Jakarta: Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Ningsih, H. M., & Handayani, N. (2020). Analisis pelaksanaan alokasi Dana Desa dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 8(8), 1–23.
OECD. (2015). Public governance principles for public financial management. Paris: OECD Publishing.
Piani, E. O., Jusmani, & Oktariansyah. (2024). Analisis penggunaan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur (Studi kasus di Desa Serdang). Jurnal Mediasi, 7(1), 44–57.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Kemendagri.
Rusdi, A. (2021). Analisis pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) bidang sektor pembangunan infrastruktur di Desa Titian Modang Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Ilmu Sosial Universitas Islam Kuantan Singingi, 1(1), 1–13.
Sujarweni, V. W. (2015). Akuntansi desa: Panduan tata kelola keuangan desa. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Suratmoko, B. (2024). Analisis pengelolaan alokasi Dana Desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Pangkoh Sari, Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau. AL-MIKRAJ: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(01), 410–418. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.5839
Syam, M. S., Herman, & Mappigau, E. (2023). Analisis dampak kebijakan Dana Desa dalam peningkatan infrastruktur, kesejahteraan dan partisipasi masyarakat Desa Sanjango. SEIKO: Journal of Management & Business, 6(2), 214–222.
Thandriono, S., Mattulada Amir, A., & Nurhadi. (2024). Analisis pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan di Desa Kotaraya Barat Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(4), 1425–1430. Diambil dari https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). London: Pearson Education.
UNDP. (2014). Governance for sustainable development. New York: UNDP.
World Bank. (2017). World development report 2017: Governance and the law. Washington, DC: World Bank Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisyah Novia Rahma, Bintis Ti'anatud Diniati, Indra Marisa, Ahmad Wildan Misbahul Kirom, Sabil Fadzilah Subekti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

